Jun 11 2008
Jual Nasi
Temanku si Prist yang baru kls 2 sma; bertubuh molek, berlesung pipit, berambut ikal, ber-senyum manis banget, dan berdandan suka medok. Anak ini paling demen ngeluyur malem2. Kl bhs org jaman dulu ngedugem. (bener gak ya?)
Mungkin karena pergaulan bebas atau dia sendiri yg ganjen.
Setiap pagi ketika aku bangun, dia selalu siul2, seolah menggodaku… Walupun ku tahu dia daun muda bergaya jakarta dan lembut bertutur kata, serta sering berpakaian ala India tp aku tdk tergoda.
Hampir setiap malam ia pulang tengah malam. Katanya sich habis nemanin om-om berkaraoke ria dan didompetnya telah terisi uang satu juta.
Hmmm…semudah itukan mendapatkan Hepeng? Hanya bermodal suara pas2an -lebih merdu suara evi tamala, malah-dan menemani om2 atau bahkan kakek2 bernyanyi ria, dia mendapatkan tips sedemikian besar?
Aku tak percaya (tp sialnya dia tak menyuruhku utk mempercayai kata2nya)
Suatu malam -malam minggu sebelum dia berangkat naik taksi tp kadang2 naik bajay kl pas gag punya uang- aku sempat ngobrol sebentar.
“apa sich yg kamu cari malam2 begini pergi sendiri?’ tanyaku pura2 bloon
“yach..hanya demi sesuap nasi Khay”. Timpalnya enteng, tanpa bergaya seperti centeng. Dan langsung meluncur pergi tanpa basa basi.
Aku berpikir dalam hati.., hanya demi sesuap nasi? Bener gag sich tuh cewek?
Malam minggu besok aku mau ngajak dia ngobrol lagi. Itupun kl dia mau.
dan aku akan katakan, kalo km kerja begitu demi sesuap nasi, knpa km gak buka warung nasi aja sekalian daripada ……….?
Kira2 dia mau gag ya terima usul gw?



