Archive for July, 2008

Jul 30 2008

Mohon Maaf

Published by khay under Curhat

Deadline
1. Layout blog | 30 Juli 2008
2. Posting | 30 - 31 Juli 2008
3. Launching | 1 Agustus 2008
3. Blogwalking | 2 Agustus 2008

Mengapa tgl 2 Agustus baru bisa blogwalking?
Karena pada tanggal tsb, ISP baru mulai beroperasi - Insya Allah

Jadi mohon maaf kepada para sahabat krn belum bisa melakukan kunjungan balik.
Jangan marah ya? Bukan aku lupa, buka pula aku tak peduli
Ini murni krn kemiskinan koneksi.

16 responses so far

Jul 29 2008

Blog Baru

Published by khay under Jalan Panjang

Berhubung ‘loading page’ 3d.com di tempatku berada  makin hari makin melambat saja, maka aku telah kemas2 barang ke sini : InterStudio

Tapi aku msh tetap ngeblog disini, disaat  3d bisa aku akses. Krn disini adalah cinta pertamaku, jadi takkan mungkin aku lupakan.

Hosting ini disediakan oleh Juragan saya : http://gus.yehia.org dengan kapasitas Unlimitted
Sekaligus Pendiri Partai PKB alias : Partai Kebangkitan Blogger (msh dlm tahap verifikasi oleh KPUD) hihihihi… (ngarang)

Mau punya blog disini? Monggo. Msh banyak tempat kok

12 responses so far

Jul 28 2008

Dipersimpangan

Published by khay under Jalan Panjang

Ahli agama mengatakan bahwa hidup dan mati, jodoh dan rejeki itu sudah ada yang mengatur. Dan pendamping kita itu adalah orang yang tepat yang diamanahkan Tuhan kepada kita.
Benarkah demikian?

“Aku tak pernah berangan-angan punya isteri yang keras kepala dan susah diatur. Tak pernah pula bercita-cita punya pendamping hidup yang tak taat kepada suami”. Begitu cerita seorang sahabat karib saya dalam percakapan via handphone yang menggunakan kartu As dari Telkomsel dari seberang sana.

Ketika kutanyakan apakah dulu kalian menikah krn saling mencintai? “Tidak.” Jawabnya ketus. “Kami menikah krn terbawa arus fenomena hts, kemudian dia hamil dan aku harus mempertanggung jawabkan perbuatanku ini.” Lanjutnya kemudian. (lha iyalah… masak loe kudu melarikan diri. Itu namanya pengecut!)

Kini dia merasakan rumah tangganya bak neraka. Panas. Seperti musim kemarau yang melanda Jakarta beberapa bulan terakhir yang tak kunjung disiram hujan. Panas dan berdebu.

“Sebenarnya aku ingin berpisyah dengan Sri, karena aku tak mampu lagi mempertahankan bahtera rumah tanggaku lagi. Tapi aku kasihan melihat Jeep -anak satu-satunya hasil perkawinannya dengan Sri- bila kelak dia harus hidup dengan bapak tiri atau dengan ibu tiri. Loe bisa kasih gw advice Khai?”. Ku dengar suaranya memelas.
“Waduh… Bram. Bukannya gw ga peduli dengan masalah yang tengah loe hadapin, tapi ini menyangkut masa depan loe dan Sri juga Jeep, jadi gw butuh waktu utk memberikan jawaban”. Kilahku.

Gila si Bram, minta advice sama biang kerok, tak bakal ada solusiya. Paling gw bilang, “Ya udah, kawin lagi ajah, biar dua.” atau paling ekstrim gw bilang “Ceraikan saja, ntar buat gw”. Asal deech..!!

Tapi jelas gw ga mungkin bilang hal itu padanya disaat dia memang benar-benar butuh nasehat yang bisa menjadi solusi atas permasalahan yang tengah dia hadapi. Tapi gw juga ga punya solusi jitu utk masalah ini.

Adakah sobat yg bisa membantu sahabatku Bram ini? Aku yakin kalian bisa.
Karena sekecil apapun pendapat kalian, tetap akan saya sampaikan pada Bram yg kini tengah bimbang antara bertahan dan bercerai.

***Untung si Bram ga tau alamat blog gue….*ketawa cekikikan dan bernapas legahh***

11 responses so far

Jul 25 2008

Serpihan Mutiara Retak

Published by khay under Belajar nge-Blog, Curhat

Keutuhan dan kebersamaan yang kita bangun dengan kucuran keringat dan air mata selama ini harus berakhir dengan kepedihan. Aku harus pergi.

Bukannya aku tak sayang padamu Sis. Bukan pula aku tak mengharapkanmu untuk mendampingi hidupku kelak. Bukan itu alasanku pergi. Sama sekali bukan. Aku hanya tak ingin melihatmu menderita karena harus hidup denganku dengan masa depan yang tak tentu arahnya.

Satu-satunya jalan agar kelak kau bahagia adalah dengan melepasmu (burung kali). Membiarkanmu menentukan masa depanmu sendiri selepas kepergianku dari hari-harimu.

Sesungguhnya akupun tak sanggup bila harus hidup tanpamu. Tapi apa lacur Sis. Aku bukan orang kaya, buka pula sarjana. Aku hanya laki-laki biasa yang tak punya apa-apa.

Dengan alasan-alasan itu, maka aku tak yakin dapat membahagiakanmu kelak. Bukannya aku pesimis, tapi berpikir realistis. Memang Tuhan Maha Kuasa. Dia bisa saja merubah sesuatu yang tak mungkin menjadi mungkin. Tapi entah mengapa aku takut sekali menghadapi masa depan ini. Seperti halnya aku takut tatkala aku harus melewati kuburan yang menuju ke arah rumahku dimalam hari. Serrreeem.

Aku bukan tipe laki-laki yang suka berspekulasi dan suka berjudi dengan sesuatu yang sangat menentukan. Aku hanya laki-laki yang berpikir logis. Aku hanya percaya kemampuanku hanya ini, tak bisa lebih. Seandainya bisa lebih, itu adalah karena kasih-Nya kepada umat-Nya yang lemah ini.

Sis, jangan kau tangisi kepergianku. Aku yakin masih banyak laki-laki didunia ini yang mampu membahagiakanmu.Jangan kau lihat dunia ini dari sudut pandangmu yang cupit. Tataplah dunia dengan satu keyakinan, bahwa kau akan segera mendapatkan penggantiku.
Sis..ijinkanlah aku pergi.

*Mendekap tubuh Sis, sambil berbisik* “Sis jangan lupa, kalo loe dapat laki-laki yang kaya, kirimin gw laptop ya? Celeron juga gapapa…”

17 responses so far

Jul 25 2008

H-T-S

Published by khay under Curhat

“Mengapa harus ada istilah HTS, bukannya HVS ajah supaya mudah mengingatnya?”

Pengertian HTS
HTS adalah istilah yang digunakan oleh remaja, bisa juga bapak-bapak atawa ibu-ibu yang tak ingin terikat dalam suatu hubungan yang serius atau lebih ekstrim lagi, mereka tak ingin hubungan antar keduanya terikat dalam suatu perkawinan sah menurut ajaran agama & kepercayaan yg mereka anut. (ini pengertian versi Khai)

Apa untung dan rugi dalam ber-HTS-an ini?
Dalam suatu hubungan yang didasari oleh perasaan suka sama suka atau perlu sama perlu atau juga ngebet sama ngebet, tak pernah mempermasalahkan untung dan ruginya yg diakibatkan oleh HTS itu. Memangnya bisnis stock exchange yang punya perhitungan dan analisa pasar yang ngejelimet bahkan butuh seorang pialang untuk menjalan hampir semua transaksi. K-lo HTS ini prinsip dasarnya cuma satu, enjoy. Masalah efek negatif or postif yang ditimbulkannya kelak dikemudian hari, itu urusan yang ke sepuluh ribu sekian.

Ini suatu fenomema yang menarik yg diakibatkan oleh degradasi moral. Tapi apapun penilaian orang atas hts ini, toch hts ini tetap tumbuh subur bak jamur dimusim penghujan dikalangan masyarakat kita. Bila anda belum pernah menyaksikan fenomena ini, maka dapat dipastikan anda kurang gaul (kebanyakan mlototin monitor sehingga tak perduli dengan dunia sekitar) hehehe…

Seorang teman wanitaku yang telah berumah tangga sedang melakoni peran ini dengan seorang teman laki-lakinya yang dulu satu sma yg juga telah berkeluarga.
Karena waktu remaja mereka pernah berpacaran akan tetapi Tuhan berkehendak lain, maka ketika suatu saat merek bertemu, maka api asmara mereka kembali membara, bak Si jago merah melahap sebuah pabrik bahan kimia di Tangerang.
Ketika suatu hari aku tanya mengapa dia rela menikam suaminya dari belakang dan memilih affairs dengan laki-laki itu padahal dia tahu bahwa laki-laki itu telah hidup berdua dengan pasangannya? Dengan asal ceplos dia menjawab, “Gue punya memori yg super manis dengan Frans”. “Lagi pula hubungan ini kami nikmati tanpa harus terikat dengan tali perkawinan, yang terpenting kami bermain save”.Jelasnya panjang lebar.

Kisah diatas, adalah kisah hts heavy weight. Kita semua pasti sependapat bahwa hal tsb tak boleh kita lakukan, baik yg masih berstatus remaja, duren maupun bagi mereka yg telah berkeluarga.

Tetapi apakah anda punya keberanian untuk mengatakan kepada teman anda yang tengah enjoy menikmati hts untuk segera berhenti dan secepatnya kembali ke jalan yang benar?
Mana gw tau. Tp gw ga mau sok alim. Terserah mereka mau hts-an kek, selingkuh kek, toch yang menanggung akibatnya mereka sendiri. Paling banter gw berucap ‘kapan gw begitu yak’ :D (ngarang)

16 responses so far

Next »